Pendidikan Pancasila (4 Oktober 2019)

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA KEHIDUPAN DALAM BERMASYARAKAT, BERBANGSA DAN BERNEGARA

Ilmu pngetahuan sendiri bersifat sangat dinamis, hal ini disebabkan karena semakin banyaknya hasil-hasil penelitian manusia sehingga pada perkembangannya terdapat suatu kemungkinan adanya kelemahan pada teori yang telah ada.

Paradigma awalnya berkembang dalam dunia ilmu pengetahuan terutama dalam kaitannya dengan ilmu filsafat ilmu pengetahuan. Secara terminologis tokoh yang mengembangkan istilah tersebut adalah Thomas S. Khun dalam bukunya yg berjudul The Structure of Scientific Revolution (1970 : 49 ). Inti sari pengertian aradigm adalah asumsi-asumsi dasar dan asumsi-asumsi teoretis, Sehingga merupakan sumber arad-hukum, metode, serta penerapan.Sehingga sangat menentukan sifat, arad, serta karakter.

  • Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan

Untuk mencapai tujuan hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara maka bangsa Indonesia perlu melaksanakan pembangunan nasional. Tujuan Negara yang tertuang dalam UUD 1945 yang rinciannya sebagai berikut : “Memajukan Kesejahteraan umum mencerdaskan bangsa” hal ini dalam pengertian arad material, yang secara keseluruhan sebagai manifestasi tujuan khusus atau nasional. Secara filosofis hakikat kedudukan Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional mengandung suatu konsekuensi bahwa dalam segala aspek pembangunan nasional kita harus mendasarkan pada hakikat nilai-nilai sila-sila Pancasila.

  • Pancasila sebagai Paradigma Pengembangan Iptek

Pengembangan Iptek sebagai hasil budaya manusia harus di dasarkan pada Moral Ketuhanan dan Kemanusiaan yg adil dan beradab.Pancasila yang sila-silanya merupakan suatu kesatuan yang sistematis haruslah menjadi paradigma etika dalam pengembangan Iptek.

Sila ketuhanan yang Maha Esa, mengkomplementasikan ilmu pengetahuan , mencipta, perimbangan antara rasional dan Irasional. Antara akal, rasa dan kehendak.Sila ini menempatkan manusia dialam semesta bukan sebagai pusatnya melainkan sebagai bagian yang sistematik dari alam yang diolahnya (T. Jacob, 1986).

Sila kemanusiaan yg adil dan beradab , memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan Iptek haruslah bersifat beradab. Iptek adalah sebagai hasil budaya manusia yang beadab dan bermoral.Oleh karena itu pengembangan Iptek harus didasarkan pada hakikat tujuan demi kesejahteraan umat manusia.

Sila persatuan Indonesia. Mengkomplementasikan universalia dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain, Pengembangan Iptek hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme.

Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, mendasari pengembangan iptek secara demokratis. Artinya setiap Ilmuan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek selain itu dalam pengembangan Iptek setiap ilmuan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan Harus memiliki sikap yang terbuka artinya terbuka untuk dikritik, dikaji ulang maupun dibandingkan gengan penemuan teori lainnya.

Kesimpulannya adalah bahwa pada hakikatnya sila dari pancasila harus merupakan sumber nilai, kerangka arad serta serta berbasis moralitas bagi pengembangan Iptek.

  • Pancasila sebagai Paradigma Pengembangan Bidang Politik

Pembangunan dan Pengembangan di bidang Politik harus Mendasarkan pada onotologis manusia.Dalam system politik Negara harus mendasarkan pada tuntutan hak dasar kemanusiaan yang di dalam istilah ilmu arad dan kenegaraan disebut Hak Asasi Manusia (HAM).

Dalam sistem politik Negara harus mendasarkan pada kekuasaan yang bersumber pada penjelmaan hakikat manusia sebagai individu makhluk social yang terjelma sebagai rakyat, Maka kekuasaan Negara harus mendasarkan pada asal mula dari Rakyat untuk Rakyat.Maka Rakyat merupakan asal mulanya kekuasaan Negara.

Oleh karna itu kekuasaan Negara harus berdasarkan kekuasaan rakyat bukan nya kekuasaan perseorangan atau kelompok. Telah diungkapkan  oleh para pendiri Negara Majelis Permusyawaratan Rakyat, Misalnya Drs. Moh. Hatta , menyatakan bahwa ‘negara berdasarkan atas Ketuhanan yang Maha Esa, atas dasar Kemanusiaan yang adil dan beradab. Hal ini menurut Moh.Hatta agar memberikan dasar-dasar moral supaya Negara tidak berdasarkan kekuasaan.

  • Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan POLEKSOSBUD HANKAM

Pembangunan pada hakikatnya merupakan suatu realisasi praksis untuk mencapai tujuan bangsa.Pembangunan yang merupakan realisasi praksis dalam Negara untuk mencapai tujuan seluruh warga.Hakikat manusia adalah ‘Monopluralis’ artinya meliputi berbagai aradi yaitu rokhani-jasmani, individu-makhluk social serta manusia sebagai pribadi-makhluk Tuhan yang Maha Esa.Karena itulah pada hakikatnya manusia merupakan sumber nilai bagi pengembangan POLEKSOSBUD HANKAM.

  • Pancasila sebagai Paradigma Pengembangan Ekonomi

Di Eropa pada awal abad ke-19 munculah pemikiran sebagai reaksi atas perkembangan ekonomi tersebut yaitu sosialisme komunisme, oleh karena itu perlu kiranya mendesak untuk dikembangkan nya system ekonomi yang mendasar pada moralitas aradigm, ekonomi yg berkemanusiaan.Atas dasar tersebut maka Mubyarto kemudian mengembangkan ekonomi kerakyatan, yaitu ekonomi yamg aradigm yang mendasarkan pada tujuan demi kesejahteraan rakyat secara luas.Maka aradi ekonomi Indonesia mendasarkan atas kekeluargaan seluruh bangsa. Pengembangan ekonomi tidak ara  dipisahkan dengan nilai-nilai moral manusia (Mubyarto, 1999). Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa tujuan ekonomi itu sendiri adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia , agar manusia menjadi lebih sejahtera.

  • Pancasila sebagai Paradigma Pengembangan Sosial Budaya

Dalam Pebangunan pengembangan aspek aradi budaya hendaknya didasari oleh aradi yang sesuai dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh masyarakat tersebut.Oleh Karena itu dalam pengembangan aradi budaya pada masa reformasi dewasa ini kita harus mengangkat nilai-nilai yang dimiliki bangsa Indonesia sebagai nilai dasar yaitu Pancasila itu sendiri.Dalam prinsip etika Pancasila pada hakikatnya bersifat humanistic, artinya nilai Pancasila mendasarkan pada harkat dan martabat manusia sebagai makhluk yang berbudaya.Seperti rumusan pada Sila ke II Pancasila yaitu “Kemanusiaan yang adil dan beradab”.

Dalam rangka pengembangan aradi budaya, Pancasila merupakan sumber aradigm bagi peningkatan humanisasi dalam bidang social budaya. Pancasila merupakan dorongan untuk (1) Universalisasi, yaitu melepaskan aradi-simbol dari keterkaitan struktur  dan (2) Transendentalisasi yaitu meningkatkan derajat kemerdekaan manusia dan kebebasan spiritual (Koentowijoyo. 1986). Dalam prose reformasi dewasa ini sering kita saksikan atau kita lihat banyak sekali gejolak di masyarakat yang jauh dari nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, hal ini disebabkan adanya kepentingan politik demi kekuasaan sehingga masyarakat sebagai elemen infrastruktur yang melakukan aksi sebagai akibat akumulasi persoalan-persoalan politik. Demikian pula meningkatnya fanatisme etnis diberbagai daerah mengakibatkan lumpuhnya keberadaban masyarakat.

  • Pancasila sebagai Paradigma Pengembangan Kehidupan Beragama

Pada proses reformasi dewasa ini dibeberapa wilayah Negara Indonesia terjadi konflik aradi yang bersumber pada masalah SARA, terutama bersumber pada masalah Agama, hal ini menunjukkan kemunduran bangsa Indonesia kea rah kehidupan beragama yang tidak berkemanusiaan .tragedi di Ambon, Poso, medan, Mataram serta daerah lainnya menunjukan betapa semakin melemahnya toleransi kehidupan beragama yang berdasarkan kemanusiaan yang adil dan beradab.Manusia adalah sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa, oleh karena itu manusia wajib untuk beribadah kepada Tuhan yang Maha Esa.

Namun demikian Tuhan mengkehendaki untuk hidup saling menghormati, karena tuhan menciptakan umat manusia dari laki-laki dan perempuan yg kemudian dijadikan berbangsa-bangsa, bergolong-golong , berkelompok-kelompok baik sosial, politik , budaya maupun etnis tidak lain untuk saling hidup damai yang berkemanusiaan. Dalam Pengertian inilah maka Negara menegaskan dalam pokok pikiran Ke IV bahwa “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa, atas dasar kemanusiaan yang adil yang dan beradab”.Negara memberikan kebebasan kepada warganyauntuk memeluk agama serta menjalankan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Hal ini menunjukkan bahwa dalam Negara Indonesia memberikan kebebasan atas kehidupan beragama atau dengan kata lain menjamin atas demokrasi dibidang agama. Karena itulah kehidupan beragama dalam Negara Indonesia dewasa ini harus dikembangkan kearah terciptanya kehidupan bersama yang penuh toleransi, saling menghargai berdasarkan nilai kemanusiaan yang beradab.

  • Pancasila sebagai Paradigma Reformasi

Reformasi adalah menata kehidupan bangsa dan Negara dalam suatu aradi aradi di bawah nilai-nilai Pancasila, bukan menghancurkan dan membubarkan bangsa dan aradi Indonesia .betapapun perubahan dan reformasi dilakukan namun bangsa Indonesia tidak akan menghancurkan nilai religiusnya, nilai kemanusiaannya, nilai Persatuannya, nilai kerakyatan serta nilai keadilannya. Bahkan pada hakikatnya reformasi itu sendiri adalah mengembalikan tatanan kenegaraan aradig sumber nilai yang merupakan Platfrom kehidupan bersama bangsa Indonesia, oleh karena itu proses reformasi walaupun dalam lingkup pengertian reformasi total harus memiliki platform dan sumber nilai yang jelas yang merupakan arah, tujuan, serta cita-cita yaitu nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Sekian dan terima kasih..

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

22 Responses to Pendidikan Pancasila (4 Oktober 2019)

  1. Tri utami berkata:

    Npm : 2019 210 023
    Kls : 1 Reg

    Pancasila sbg paradigma kehidupan dalam bermasyarakat, Lalu apa dan bagaimana dampak yg ditimbulkan untuk masyarakat?

  2. Ika Ayu Kusuma Wardani berkata:

    NPM : 2019 210 042

    Dapat disimpulkan bahwa Pancasila adalah penjabaran dari berbagai aspek kehidupan , sebagai aspek pengembangan sosial , aspek ekonomi , aspek agama , aspek budaya dan lain sebagainya .
    Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa pun tidak terlepas dari reformasi tatanan dalam berbangsa dan bernegara dengan sumber nilai yang jelas arah serta tujuan nya .

  3. NurLaila hayati berkata:

    Inti dari materi ini adalah bahwa pancasila sebagai paradigma yang menentukan sifat, arad serta karakter yang bertujuan untuk pembangunan dan pengembangan bidang politik, ekonomi, sosial budaya, kehidupan beragama.
    Didalan paradigma pembangunan, terdapat POLEKSOSBUD HANKAM. Mksut dari POLEKSOSBUD HANKAM itu apa ya bu?

  4. Rudiono berkata:

    Nama : Rudiono
    NPM : 2019210012
    Kelas : 1 Reg

    Di dalam pancasila sbg paradigma iptek dijelaskan nilai-nilai setiap sila yg berhubungan dengan iptek
    Apakah di dalam paradigma yg lainnya, setiap sila dalam pancasila juga berhubungan dengan suatu paradigma? Atau hanya salah satu/beberapa sila saja yg berhubungan dengan salah satu paradigma?
    Mohon penelasannya

  5. Winda nur aulia berkata:

    Nama : Winda nur aulia
    NPM : 2019210037
    Kelas : 1 Reg

    Paradigma adalah suatu asumsi-asumsi dasar dan teoritis yang umum merupakan suatu sumber nilai sehingga merupakan suatu sumber hukum, metode serta penerapan dalam ilmu pengetahuan sehingga sangat menentukan sifat, ciri serta karakter ilmu pengetahuan itu sendiri. Untuk mencapai tujuan dalam hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara bangsa Indonesia melaksanakan pembangunan nasional. Hal ini sebagai perwujudan praksis dalam meningkatkan harkat dan martbatnya.

  6. HANI DESTYA YANTI berkata:

    Npm : 2019 210 024
    Pancasila bukan hanya sebagai simbol negara kita, tetapi pancasila adalah suatu pedoman kehidupan bagi negara indonesia.
    Pancasila sebagai paradigma harus mampu mendasari pembangunan, iptek, pengembangan ekonomi, pengembangan sosial budaya, pengembangan kehidupan beragama, dan reformasi. Pembangunan yang dilakukan harus berlandaskan sila-sila pancasila yang berupa hasil dari pemikiran rakyat.

  7. Lukman bimantoro berkata:

    Pancasila sebagai paradigma kehidupan dalam masyarakat berbangsa dan bernegara artinya adalah pancasila dijadikan sebagai pedoman dan acuan warga negara Indonesia dalam bertingkah laku, baik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
    Dengan pancasila dijadikan paradigma (pedoman) dalam kehidupan, maka dengan begitu bangsa Indonesia dapat mencapai tujuan nasional.

  8. Vina Dwi julianti berkata:

    Dalam Pebangunan pengembangan aspek aradi budaya hendaknya didasari oleh aradi yang sesuai dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh masyarakat tersebut.maksud dari Pengembangan aspek aradi itu bagaimana Bu? Dan mengapa harus didasari oleh aradi ?

    NPM: 2019 210 005

  9. Vina Dwi julianti berkata:

    Pembangunan pengembangan aspek aradi budaya hendaknya didasari oleh aradi yang sesuai dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh masyarakat tersebut.maksud dari Pengembangan aspek aradi itu bagaimana Bu? Dan mengapa harus didasari oleh aradi ?

    NPM: 2019 210 005

  10. Irma Aristia berkata:

    NPM :2019 210 026

    Pancasila merupakan sumber nilai kerangka arad serta berbasis molaritas bagi pengembangan iptek. Yang ingin saya tanyakan, apasih bu sebetulnya “arad” itu?

  11. Nisa Hartiwi Agustin berkata:

    NPM : 2019 210 025

    Paradigma adalah model utama, pola atau metode (untuk meraih beberapa jenis tujuan). Seringkali paradigma merupakan sifat yang paling khas atau dasar dari sebuah teori atau cabang ilmu.

  12. Jerryami saputri berkata:

    Npm:2019 210 014

    Pancasila sebagai paradigma ini menentukan sifat,Arad serta karakter yang untuk mengembangkan bidang politik ,ekonomi dan sosial budaya kehidupan beragama.
    Maka dari itu pancasila dijadikan pedoman kehidupan negara indonesia.

  13. admin berkata:

    Aradi, itu maksudnya paradigma ( cuma salah tulis saja ). Paradigma kaata lainnya adalah cara pandang orang terhadap diri dan lingkungannya yang akan mempengaruhinya dalam berpikir. jadi budaya itu harus dikembangkan dengan mendasarkan pada nilai budaya yang dimiliki oleh massyarakat, misalnya kita tidak boleh mengikuti budaya barat yang tidak sesuai dengan nilai2 bangsa indonesia, itu yg dimaksud dengan bahwa budaya harus didasari oleh paradigma

  14. admin berkata:

    Pol = Politik
    Ek = Ekonomi
    Sos = Sosial
    Bud = Budaya
    Han = Ketahanan
    Kam = Keamanan

  15. Agus sri Rahayu berkata:

    Npm :2019 210 056
    semester 1 reguler
    pancasila sebagai paradigma pengembangan kehidupan beragama.Negara berdasar atas ketuhanan yang maha esa atas dasar kemanusiaan yg adil dan beradab hall ini menunjukkann bahwa dlm negara indonesia memberikan kebebasan atas kehidupan beragama/dg kata lain menjamin atas demokrasi dibidang laiin

  16. admin berkata:

    Dampaknya luar biasa jika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita tidak memiliki paradigma sebagai dasar atau pijakan dalam kehidupan bernegara, tidak ada petunjuk arah sehingga tidak teratur.. kita bisa bayangkan jika kehidupan bernegara kita tidak teratur (maka muncul lah hukum yang tujuannya agar ada keteraturan dalam hidup bersama )

  17. ENI ANGGRAINI berkata:

    NPM : 2019 210 013

    Dalam sistem politik negara harus mendasarkan pada tuntutan hak kemanusiaan yaitu HAM.

    HAM (Hak asasi manusia) adalah sebuah konsep hukum yang menyatakan bahwa manusia memiliki hak yang melekat pada dirinya karena ia adalah seorang manusia.

  18. admin berkata:

    Maksudnya bukan seperti itu, Paradigma yg dimaksud disini adalah PANCASILA itu sendiri, artinya semua aspek kehidupan harus menjadikan PANCASILA sebagai Paradigma, bukan setiap sila dalam pancasila juga berhubungan dengan suatu paradigma sebagamana yg ms rudiono maksud. kita dalam kehiudpan terutama berbangssa dan bernegara memiliki aspek kehidupan yaitu IPOLEKSOSBUDHANKAM, yang kesemua aspek tersebut harus berdasarkan/ menjadikan PANCASSILA sebagai paradigmanya… OKe…

  19. Diah novitasari berkata:

    Npm:2019 210 032
    Kls:1A

    Pancasila merupakan sebuah paradigma yang mampu menerangkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia,Bukankah nilai-nilai yang dikandung Pancasila itu baik, hanya terasa bahwa sila-silanya bagaikan terlepas satu sama lain dan penerapannya dalam kenyataan yang masih belum sesuai dengan kandungan normanya.

  20. Eka rahmawati berkata:

    Eka ramawati
    Npm : 2019 210 002
    Pancasila sbg paradigma merupakan suatu pola pikir yg di dasari oleh beberapa aspek yaitu:
    Pancasila sbg paradigma pembangunan, sbg pengembangan iptek,pengembngan dlm bid. Politik, sbg pembangunan poleksosbudhankam dll.
    Sehingga bertujuan untuk membentuk kehidupan Bernegara yg baik sejahtera.

  21. ARIF KHOIR JULINDRA berkata:

    NAMA: ARIF KHOIR JULINDRA
    KlS: REGULER 1
    NPM: 2019210048

    Paradigma adalah salah penyangga atau penopang suatu negara yang memiliki aspek2 yang terarah,sehingga menciptakan negara tersebut memiliki keteraturan yang seimbang.

  22. Jadi pancasila sebagai paradigma pengembangan bidang politik contoh nya seperti mengeluarkan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah haruslah kebijakan yang memihak pada rakyat. Yang menarik dengan memihak rakyat adalah semua yang dimaksud dengan ini haruslah bertitik berat atas kepentingan rakyat pada umumnya, bukan kepentingan golongan tertentu saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *